Sebelum akad
- Nontoni & lamaran: keluarga pria berkunjung untuk melamar.
- Srah-srahan / peningsetan: penyerahan seserahan sebagai pengikat.
- Pasang tarub & bleketepe: memasang hiasan janur di depan rumah sebagai tanda ada hajatan.
- Siraman: calon pengantin dimandikan air bunga oleh orang tua dan sesepuh, sebagai simbol penyucian diri.
- Midodareni: malam sebelum akad; calon pengantin wanita dipingit, keluarga pria berkunjung.
Akad nikah
Ijab kabul dilaksanakan sesuai agama (umumnya di pagi hari), dilanjutkan sungkeman bila tidak dilakukan saat panggih.
Panggih (temu manten)
- Balangan gantal: saling melempar sirih, lambang kasih.
- Wiji dadi / ngidak endhog: pengantin pria menginjak telur, lalu kakinya dibasuh pengantin wanita.
- Sinduran: kedua pengantin diselimuti kain sindur dan dituntun ayah pengantin wanita.
- Timbangan / pangkon: pengantin duduk di pangkuan ayah, lambang kasih yang sama besar.
- Kacar-kucur: pengantin pria menuangkan biji-bijian ke pangkuan istri, lambang nafkah.
- Dulangan: saling menyuapi.
- Sungkeman: memohon restu kepada kedua orang tua.
Baca juga
Pertanyaan yang sering ditanyakan
Apa urutan panggih adat Jawa?
Umumnya balangan gantal, wiji dadi (ngidak endhog), sinduran, timbangan/pangkon, kacar-kucur, dulangan, lalu sungkeman. Urutan bisa berbeda per daerah.
Kapan siraman dilakukan?
Biasanya sehari sebelum akad, pagi atau siang, sebelum malam midodareni.
Alat gratis lainnya
- Kalkulator biaya nikahHitung biaya lamaran, akad, dan resepsi; bagi otomatis dari budget; tabungan per bulan.
- Kalkulator porsi kateringJumlah porsi prasmanan & gubukan dari jumlah undangan, keluarga, dan perkiraan yang tidak hadir.
- Teks undangan WhatsAppPilih gaya (formal, Islami, santai, Kristen, grup), isi data acara, lalu salin atau kirim.
- Susunan acara & naskah MCRundown akad & resepsi berjam lengkap dengan naskah MC, siap dicetak.