Urutan prosesi pernikahan adat Sunda

Pernikahan adat Sunda kaya simbol nasihat rumah tangga. Rangkaiannya menyesuaikan keluarga; banyak pasangan memilih beberapa prosesi inti saja.

Diperbarui Oktober 2026

Sebelum akad

  • Neundeun omong: pembicaraan awal antarkeluarga.
  • Narosan / lamaran: keluarga pria melamar secara resmi.
  • Seserahan: keluarga pria membawa hantaran, sering sehari sebelum akad.
  • Ngeuyeuk seureuh: nasihat rumah tangga dengan simbol daun sirih, dipimpin pemandu adat.
  • Siraman: calon pengantin dimandikan air bunga oleh orang tua.

Setelah akad

  • Sawer: pengantin dinaungi payung dan ditaburi beras kuning, uang logam, dan permen, diiringi kidung nasihat.
  • Nincak endog: pengantin pria menginjak telur, lalu kakinya dibasuh pengantin wanita.
  • Buka pintu: dialog berbalas pantun antara pengantin pria di luar dan wanita di dalam rumah.
  • Huap lingkung: saling menyuapi, lambang saling berbagi.
  • Pabetot bakakak: menarik ayam bakar utuh; yang mendapat bagian besar dipercaya membawa rezeki lebih.

Baca juga

Pertanyaan yang sering ditanyakan

Apa itu sawer dalam pernikahan Sunda?

Prosesi menaburkan beras kuning, uang logam, dan permen sambil melantunkan nasihat, lambang harapan rezeki dan kebahagiaan.

Alat gratis lainnya